CARA MENCETAK DESAIN UKURAN BESAR DENGAN PRINTER BIASA

26 05 2010

Hai para blogger sekalian, salam kenal …

Pada postingan ini saya akan mengungkapkan sebuah trik yang terbilang biasa, namun cukup memusingkan ketika saya melakukannya yaitu “bagaimana cara mencetak ukuran desain yang besar (mis: 1 meter x 1,2 meter) dengan menggunakan printer biasa”.

Bagi para desainer tentu saja hal ini adalah masalah kecil, karena biasanya para desainer sudah menggunakan printer / plotter dengan ukuran besar seperti untuk pembuatan spanduk, baliho dan lain-lain. Namun akan sangat sulit bagi kita pemula ataupun yang biasa bekerja dengan printer biasa.

Hal ini telah saya alami ketika saya diberikan tugas oleh atasan untuk membuat sebuah logo dengan ukuran 120 cm x 140 cm. Pada desain awal dengan ukuran kertas A4 logo tersebut sudah saya selesaikan, namun timbul masalah yaitu gimana mencetaknya dengan ukuran sebesar 120 cm x 140 cm tersebut diatas.

Ada beberapa cara yang coba saya lakukan, pertama saya gunakan office word ternyata sulit, begitu juga dengan office excell, kemudian saya coba lagi corell draw 11 namun juga tidak bisa, lalu …? nah disinilah pembahsannya.

Untuk dapat melakukan hal tersebut diatas anda harus dapat menggunakan software Adobe fhotoshop (penulis menggunakan Adobe fhotoshop CS). Caranya cukup mudah yaitu setelah desainnya selesai, ikuti langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Pastikan anda masih berada pada layer aktif yang sudah sesuai dengan ukuran asli desain, yaitu dengan memakai Croop Tool.
  2. Kemudian pada menu File click Print with Preview.
  3. Pada Dialog box Print Uncheck (disable-kan) Centre Image pada pengaturan Position.
  4. Kemudian atur Top = 0 cm dan Left = 0 cm untuk halaman pertama yang akan dicetak.
  5. Untuk halaman kedua atur Top = 0 cm dan Left = -20 cm (atau sesuaikan dengan lebar kertas yang anda gunakan) perhatikan tanda minus/negative sebelum penulisan angka.
  6. Lanjutkan langkah 5 dengan mengatur Left-nya saja sebesar kelipatan pada halaman pertama (Left = -40 cm pada contoh ini).
  7. Lanjutkan langkah 6 diatas sampai pada batas desain yang akan dicetak, hal tsb tergantung dari berapa lebar desain yang anda buat.
  8. Setelah baris pertama selesai dicetak lanjutkan pada baris selanjutnya dengan mengatur Top = -32 cm dan Left = 0 cm, lembar berikutnya Top = -32 dan Left = -20 cm dst …
  9. Ulangi langkah 8 tsb sampai seluruh area desain selesai dicetak.

Setelah semua desain selesai dicetak, maka kita tinggal menyatukan lembaran-lembaran hasil cetakan tersebut menjadi satu memakai slasi ban bening biasa kemudian kita tinggal membuat master pada kertas karton atau media lain yang kita gunakan.

Demikian tips ini saya berikan semoga kawan-kawan dapat terbantu dan silakan dicoba terlebih dahulu karena saya juga dapat cara tersebut dari hasil coba-coba. Printer yang penulis pakai adalah Printer HP Laserjet P1006.
Semoga bermanfaat.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: